Senin, 02 Mei 2011

Pengumpulan Data Etnografi

Penelitian lapangan merupakan ciri khas penelitian etnografi. Peneliti dalam beberapa hal bahkan melakukan proses enkulturasi dalam kegiatan penelitiannya. Etnografi memiliki beragam fungsi, selain mempelajari suatu masyarakat juga memberi sesuatu kepada masyarakat.
Etnografi baik sebagai laporan penelitian maupun sebagai metode penelitian dapat dianggap sebagai dasar dan asal-usul ilmu antropologi. Jadi, belajar mengenai etnografi berarti belajar tentang jantung dari ilmu antropologi.
Sejak masa awal munculnya penelitian etnografi (abad 19), teknik penelitian etnografi yang utama adalah wawancara yang panjang, berkali-kali, dengan beberapa informan kunci. Teknik tersebut dilakukan karena memang tujuan dari sebuah penelitian etnografi adalah untuk mendeskripsikan dan membangun struktur budaya dan sosial suatu masyarakat. Emzir (2008) mengatakan bahwa penelitian etnografi menggunakan tiga macam pengumpulan data: wawancara, observasi, dan dokumen.
Emzir (2008), mengatakan prosedur penelitian etnografi bersifat siklus. Prosedur siklus penelitian etnografi mencakup enam langkah, yaitu.
1.      Pemilihan suatu proyek etnografi.
2.  Pengajuan pertanyaan etnografi. Terdapat tiga jenis pertanyaan etnografi, yakni pertanyaan deskriptif, struktural, dan kontras.
3.     Pengumpulan data etnografi. Dengan cara observasi partisipan, kita akan mengumpulkan data dari aktivitas mengamati aktivitas orang, karakteristik fisik, dan situasi sosial. Setelah data diperoleh, dimungkinkan untuk mempersempit penelitian dengan mengobservasi ulang. 
4.    Pembuatan suatu rekaman etnografi. Pada tahap ini hal yang dapat dilakukan adalah pengambilan catatan lapangan, pengambilan foto, pembuatan peta, dan penggunaan cara-cara lain untuk merekam observasi.
5.     Analisis data etnografi. Terdapat tiga jenis analisis yang akan di gambarkan secara umum dalam makalah ini, yaitu, a) analisis domain (mendapatkan gambaran umum dan menyeluruh dari objek penelitian, b) taksonomi (menjabarkan domain-domain yang dipilih menjadi rinci), dan c) tema budaya (mencari hubungan di antara domain dan hubungan dengan keseluruhan yang selanjutnya dinyatakan dalam dalam tema-tema sesuai dengan fokus dan subfokus penelitian.  
6.     Penulisan sebuah etnografi. Artinya setelah tahapan penelitian diselesaikan maka tugas selanjutnya adalah menuliskan hasil penelitiannya tersebut. Ada enam langkah yang disarankan harus diikuti ketika mulai menuliskan sebuah etnografi:
a.     memilih khalayak,
b.    memilih hipotesis,
c.     membuat daftar topik dan garis besar,
d.    menulis naskah kasar,
e.     merevisi garis besar dan anak judul,
f.     mengedit naskah kasar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar